Hari ini anganku kembali bergelora...
Entah kenapa hari ini kembali rasa aneh mendera...
Dan jadilah aku menulis kembali kata-kataku yang membara...
Sehingga aku pun heran betapa hari ini kebahagiaanku makin kentara...
Kali ini karya tulisku bagaikan mendendangkan lagu,
Bagai teringat di tanah airku betapa manisnya rasa sagu...
Kesempatan datang dan aku ambil tanpa ragu,
Hasil jelek haruskah aku lemas menyandarkan dagu?
Yang ingin kurasakan bukan rasa sedih murung belaka
Maka aku berusaha bangkit dan bersenandung jenaka:
"Hari ini aku melihat sesuatu yang aku anggap sebagai celaka,
Tapi apalah artinya celaka itu untuk lebih maju selangkah?"
Seiring datangnya angin kencang yang menderu
Kulihat ke atas menatap jelas betapa luasnya langit biru!
Meski esok akan kurasakan dingin yang membeku
Tapi aku yakin semangat akan selalu memberi kehangatan bagiku!
Satu - dua - tiga mulailah aku berhitung...
Satu irama dengan alaminya detak jantung,
Dua pilihan yang kupertimbangkan bertentangan terselubung...
Tiga hal "pikiran - tubuh - jiwa" ku semuanya terhubung
Baik buruk telah aku timbang
Kadang pilihanku demikian cantik bagai kembang...
Tapi tak jarang pula pilihanku bagai nyanyian sumbang!
Dan semuanya itu mengarah pada satu hal nan seimbang...
Kukenal dua hal yang bertautan...
Awal dan akhir yang saling bersahut-sahutan
Seperti kelahiran dan kematian yang kadang saling menyelamatkan...
Apalagi sukacita perjumpaan atau perpisahan yang menyakitkan?
Dalam kesemuanya itu ada satu penghubung
Awal adalah akhir dari suatu awal pendahulunya
Akhir adalah awal dari suatu akhir pendahulunya
Apakah ini membuat diriku mulai bingung?
Antara dua hal lahir dan mati
Yang mana sedih yang mana senang?
Kematian adalah tahap dari kelahiran kehidupan yang akan datang
Demikian pula kelahiran adalah tahap dari kematian yang tak dapat dihindari
Antara dua hal berjumpa dan berpisah,
Apakah berjumpa adalah hal yang terindah?
Ataukah berpisah adalah hal yang membuat hati gundah?
Berjumpa kembali setelah berpisah, itulah yang membuat kita makin bergairah!
No comments:
Post a Comment